..:: Selamat Datang di iloworld.blogspot.com ::..
Tampilkan postingan dengan label Trend IT ( Information Technology ). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trend IT ( Information Technology ). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2007

Selamat Datang DDR3

DDR3 SDRAM mulai diperkenalkan ke pasar. Baik motherboard maupun modul DDR3 SDRAM sudah mulai terlihat di pasar. Apa saja yang akan didapatkan dari DDR3 ini?

Tidak hanya sekadar berita mengenai keberadaan modul DDR3 SDRAM. Kesiapan komponen pendukung lain untuk mewujudkan sistem dengan DDR3 juga sudah mulai didapatkan di pasar. Terutama ketersediaan motherboard yang sudah mendukung penggunaannya. Saat yang tepat untuk membahas lebih lanjut tentang DDR3 ini.

Berawal dari Intel P35

Semenjak Intel memperkenalkan chipset Intel P35 pada pertengahan tahun ini, DDR3 menjadi topik pembicaraan yang populer. Dengan dukungan CPU dengan system bus 1333 MHz, dan dukungan untuk penggunaan processor Penryn adalah penyebab utamanya. Pembahasan hadirnya chipset Intel Bearlake juga sudah dibahas pada PC Media edisi 06/2007 yang lalu.

Tidak hanya pihak Intel sendiri, baik produsen motherboard dan pengguna khususnya kalangan enthusiast menyambut gembira hal ini. Bahkan para produsen motherboard pun kali ini cukup berbaik hati, dengan menyediakan beragam varian untuk segmentasi yang beragam. Tidak hanya khusus untuk kalangan high-end. Bahkan juga tersedia untuk kalangan mainstream dengan harga yang lebih bersahabat.

Kami pun juga sudah berkesempatan menguji beberapa produk motherboard yang sudah menggunakan chipset generasi ini. Beberapa di antaranya tidak serta merta hanya memberikan dukungan eksklusif untuk DDR3 SDRAM saja. Seperti pada awal diperkenalkannya sebuah tipe modul RAM yang baru, ketersediaannya di pasar masih terbatas. Menyadari hal ini, para produsen motherboard tentunya menyiasati hal ini.

Dengan memberikan fasilitas dua tipe slot RAM untuk produk motherboardnya, untuk dukungan dengan DDR3 maupun DDR2 yang sudah lebih dahulu diperkenalkan di pasar. Namun seiring dengan waktu, hal ini mulai berubah. Ketersediaan DDR3 membuatnya semakin mudah didapatkan. Setidaknya kami sudah mendapatkan tawaran dari rekan-rekan kami untuk menguji modul memory tersebut. Hanya membutuhkan waktu yang tidak lama, untuk memasikan barang tersebut tersedia di pasaran secara meluas.

Jadi jangan heran, jika pada kesempatan mendatang, rubrik “Hardware Test” juga akan mulai dihiasi produk-produk DDR3, baik modul memory dan motherboard. Dan bagi kru lab. kami, ini juga menjadi pertanda untuk mulai mempertimbangkan pembaharuan untuk beberapa komponen test bed yang ada.

Apa yang Baru di DDR3 SDRAM?

DDR3 SDRAM adalah nama resmi yang dibahas kali ini. DDR3 SDRAM adalah kependekan dari double-data-rate three synchronous dynamic random access memory.

Adalah generasi ketiga diaplikasikannya double-data rate menggunakan teknologi random access memory (RAM) untuk high speed storage data yang sedang dikerjakan oleh processor.

Lebih Cepat

Sebagai penerus dari DDR2 SDRAM, tentu saja DDR3 SDRAM memiliki keunggulan. Terutama pada kemampuan menjalankan bus empat kali dari kecepatan memory clock itu sendiri, sehingga mampu menghasilkan bus speed yang lebih tinggi dan bandwidth throughput yang lebih besar dibandingkan dengan teknologi terdahulu. Dan seperti juga yang terjadi ketika peralihan terdahulu dari DDR SDRAM ke DDR2 SDRAM, ini memberikan konsekuensi tersendiri. Apalagi, jika bukan harus mengorbankan latency yang lebih lambat untuk dapat mencapai peningkatan bus speed dan throughput ini.

Penjelasan ringkasnya ada di uraian lebih lanjut.

Bandwidth throughput yang lebih besar dimungkinkan oleh DDR3, berkat penggunaan 8-bit prefetch buffer. Dibandingkan dengan DDR2 yang masih menggunakan 4-bit dan DDR yang hanya menggunakan prefetch buffer 2-bit. Itu sebabnya bus speed yang dihasilkan DDR3 akan dapat mencapai dua kali lipat, jika dibandingkan dengan DDR2 dan empat kali lipat jika dibandingkan dengan DDR. Hal ini juga yang menyebabkan DDR3 sudah lebih dahulu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bandwith memory pada video card khususnya untuk seri-seri high-end, di mana kebutuhan throughput bandwidthh data yang cepat antar-frame buffer sangat dibutuhkan.

Frekuensi untuk memory DDR3 tentunya dapat meningkat jauh dibanding dari DDR2. Ini tentu saja tidak terlepas dari penggunaan prefetch buffer 8-bit, atau bebebapa kalangan menyebutnya sebagai 8-n prefetch.Dengan kata lain, ini akan melipatgandakan bus width internal pada DDR3 SDRAM antara core DRAM dengan input/output buffer.

Berkat ini, tidak lagi diperlukan memory core yang lebih cepat untuk mendapatkan peningkatan data transfer rate pada DDR3 dibanding DDR2. Hanya dengan “mengakali” memory buffer, dalam hal ini prefetch buffer untuk berkeja lebih awal.

Hal tersebut yang menyebabkan DDR3 dapat dengan instan langsung mendapatkan frekuensi bandwidth throughput yang lebih besar dibanding DDR2. Tanpa perlu membuat perubahan peningkatan besar-besaran dari sisi semiconductor manufacturing.

Dengan penggunaan eksternal buffer yang bekerja lebih cepat, core frekuensi pada DDR3 dapat terlihat lebih cepat dengan core frekuensi memory chip yang kurang lebih sama dibanding pada DDR2. Tentu saja cara tersebut memberikan sisi buruk seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Peningkatan untuk memory bandwidth juga memberikan dampak buruk pada bertambahnya memory latency. Dan ini tentu saja bukan berita baru lagi. Dan dari pengalaman peralihan teknologi modul RAM terdahulu, versi-versi awal belum memberikan peningkatan kinerja yang berarti.

Jika dibandingkan dengan DDR2-800 SDRAM, dengan timming 4-4-4, 10ns, beberapa di antaraproduk kelas high-end akan mampu mencapai 1066 MHz. Ini bisa menjadi pesaing dari sisi kinerja untuk DDR3. Namun, JEDEC untuk sementara belum merilis spesifikasi standar untuk DDR2-1066 SDRAM. Dan memungkinkan transisi teknologi ke penggunaan DDR3 lebih masuk akal untuk pertimbangan kinerja bandwith memory.

JEDEC (Joint Electron Device Engineering Council) sudah mengeluarkan spesifikasi resmi yang sudah dijadikan standar untuk DDR3 SDRAM, dengan memory frekuensi antara 800-1600 MHz. Dapat dilihat pada tabel.

Konsumsi Daya Lebih Hemat

DDR3 sendiri menjanjikan penurunan konsumsi daya hingga 16% dibandingkan DDR2 terdahulu. Hal ini secara teori dimungkinkan, berkat teknologi proses produksi 90 nm yang digunakan pada modul memory DDR3. Ini menyebabkan DDR3 bekerja pada tegangan listrik (voltage) yang lebih rendah dibanding DDR2.

Ini tentunya menjadikan penggunaan DDR3 SDRAM layak dipertimbangkan. Isu penggunaan konsumsi daya yang lebih hemat, tentunya akan menarik tidak hanya dari sisi produsen, namun juga ke pengguna enduser untuk beralih ke teknologi baru ini.

DDR3 SDRAM menggunakan daya hanya pada tegangan 1,5V. Ini artinya 20% lebih rendah dibandingkan tegangan 1,8V yang diperlukan untuk DDR2 SDRAM. Dari selisih tegangan ini dapat menurunkan konsumsi daya dibandingkan penggunaan DDR2 SDRAM dengan memory clock speed yang sama.

Kapasitas Lebih Besar

Kemasan fisik dari chip yang digunakan juga mengalami perubahan. Dibandingkan yang digunakan pada DDR2, chip memory untuk DDR3 menggunakan kemasan BGA dengan pin yang lebih banyak. Ini dikarenakan peningkatan data dan kualitas sinyal pada frekuensi yang lebih tinggi.

Ini juga dibutuhkan untuk memungkinkan kapasitas yang lebih besar dalam satu chip. DDR3 akan mulai menggunakan chip berkapasitas 1 dan 2 Mbit. Ini memungkinkan satu keping module DDR3 SDRAM akan memiliki kapasitas hingga 4 GB. Tentunya, ini belum akan dapat langsung diproduksi secara massal dalam waktu dekat. Setidaknya penggunaan chip memory yang baru, sudah memungkinkan hal ini.

Fly-by

DDR3 SDRAM juga menggunakan signal protocol yang diperbarui. Dengan adanya peningkatan frekuensi memory bus yang cukup signifikan membuat hal ini sangat diperlukan pada DDR3. Pada DDR3 mulai dipergunakan topologi sinyal fly-by yang dikerjakan pada on-module yang terdapat pada keping DDR3. On-module ini bertugas memberikan signal termination untuk transfer alamat memory, manajemen, dan stabilization command. Dengan topologi fly-by ini, setiap chip memory akan mendapatkan sinyal secara individual. Berbeda dengan DDR2 yang masih memberikan sinyal secara bersamaan dalam satu clock perintah dengan topologi conventional-T.

Ini menjadikan DDR3 memiliki algoritma yang sedikit berbeda untuk proses read dan write data. Controller on-module pada DDR3 harus memiliki kemampuan untuk mengenali sekaligus memproses data, dalam waktu yang berbeda sesuai dengan data yang dikeluarkan. Teknik ini yang dikenal sebagai read/write leveling.

Apakah DDR3 Lebih Baik?

DDR3 memang bukan lah sebuah terobosan baru, ataupun sesuatu pengembangan yang belum direncanakan sebelumnya. Bahkan rencana akan dihadirkannya DDR4 sebagai module RAM untuk PC juga sudah diperkirakan pada tahun 2011 mendatang. Dari trend dan data yang ada, ini mengikuti pola 3-4 tahun sekali. Di mana DDR2 mulai diperkenalkan pada tahun 2003 yang lalu.

Pembahasan kali ini memang belum membahas lebih lanjut perbandingan DDR3 dengan teknologi memory sebelumnya DDR2 dan DDR3. Untuk pembahasan lebih mendetail, tunggu saja di majalah kesayangan Anda ini. (PC Media)

Polisi Animasi Patroli di Internet



Polisi Animasi Cina (newsmax)

Beijing - Polisi yang satu ini mungkin kalah garang jika dibandingkan polisi yang sebenarnya, sebab mereka hanya animasi. Tugas mereka memang bukanlah menangkap penjahat melainkan berpatroli di layar Internet.

Adalah polisi di Beijing, Cina, yang akan mulai berpatroli di situs-situs dengan menggunakan sepasang polisi animasi pria dan wanita ini. Polisi virtual ini akan muncul saat pengguna sedang mengakses Internet. Nantinya, mereka akan berjalan, bersepeda motor ataupun menggunakan mobil di layar komputer dan memperingatkan pengakses agar menjauhi konten-konten Internet ilegal.

Dimulai 1 September mendatang, kartun polisi besutan perusahaan Sohu ini akan muncul setiap setengah jam di 13 portal penting Cina. Pada akhir tahun direncanakan polisi virtual ini akan muncul di semua situs yang terdaftar di server kota Beijing.

China memang mempunyai kebijakan keras untuk konten Internet yang dianggap Partai Komunis, selaku partai yang berkuasa, dapat mengancam negara secara moral atau politik. Pemunculan polisi kartun ini juga dipakai untuk memperingatkan pengakses bahwa otoritas memantau penggunaan Internet mereka.

Pasangan polisi animasi ini disebutkan juga akan menawari semacam tips berinternet yang aman saat mereka hilir mudik di dunia maya. Jika diperlukan, pengguna juga bisa menekan kartun itu yang mempunyai link langsung ke situs otoritas.

"Kami akan terus menambahkan gambar animasi polisi virtual baru serta mengupdate tips-tipsnya agar polisi virtual ini semakin bersahabat," sebut pernyataan dari Departemen Keamanan Publik Beijing seperti dikutip detikINET dari Associated Press.

Jumat, 14 September 2007

Teknologi 3G

Pada saat ini ada dua cabang dari pengembangan 3G, yaitu dari sisi GSM (Global System for Mobile Communication)yang dipelopori oleh 3G Partnership Project dan CDMA (Code Division Multiple Access) yang dipelopori oleh 3G Partnership Project 2 (3GPP2). Kedua teknologi tidak kompatibel dan sesungguhnya saling berkompetisi.

Salah satu alasan mengapa layanan 3G dapat memberikan throughput yang lebih besar adalah karena penggunaan teknologi spektrum tersebar yang memungkinkan data masukan yang hendak ditransimisikan disebar di seluruh spektrum frekuensi. Selain mendapatkan pita lebar yang lebih besar, layanan berbasis spektrum tersebar jauh lebih aman daripada timeslot dan/atau frequency slot.

Jaringan 3G tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Layanan 3G juga telah digembar-gemborkan namun pada kenyataannya, banyak ditemui kegagalan. Negara Jepang dan Korea Selatan adalah contoh dimana layanan 3G berhasil. Hal ini sangat mungkin disebabkan oleh faktor:

Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.

Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.

Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.

IEE 802.11
Wi-Fi? Apaan Tuh??!

Wi-Fi (kadang dituliskan Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) Wi-Fi adalah salah satu standard wireless networking. Dengan menggunakan peralatan ini, kita bisa terkoneksi ke jaringan, wireless local area network (WLANs) alias jaringan tanpa kabel. Wi-Fi, singkatan dari "Wireless Fidelity" semula diharapkan agar semua mobile device, seperti komputer laptop, dan PDA (Personal Digital Assitants) dapat memasuki pada jaringan lokal, namun sekarang banyak digunakan untuk akses internet dan telepon nirakabel VoIP.

Komputer desktop juga bisa menggunakan Wi-Fi, menjadikan jaringan dalam kantor tanpa mengeluarkan biaya ekstra untuk pemasangan kabel. Kebanyakan komputer masa kini dijual bersama dengan fasilitas Wi-Fi didalamnya, komputer yang lainnya memerlukan memasang Wi-Fi network card. Peralatan lain seperti kamera digital, kadang dilengkapi Wi-Fi.

Semua orang yang menjalankan perangkat Wi-Finya dapat masuk ke dalam jaringan lokal saat dekat dengan salah satu akses poin pada sebuah jaringan. Koneksi dijalankan mengguna-kan sinyal radio; tidak memerlukan kabel ataupun menancapkan perangkat kita ke dalam jaringan. Jika jaringan lokal tersambung dengan internet, maka perangkat Wi-Fi juga akan mendapatkan akses internet. Semua area tercakup oleh satu maupun beberapa akses poin yang disebut Hot Spot. Daya jangkauannya dari akses poin bermacam-macam. Wi-Fi home router yang dipasang bisa mencapai area jika dalam ruangan sampai 45meter dan 90 meter diluar ruangan dari akses poin.

Merek dagang Wi-Fi dikontrol oleh aliansi Wi-Fi (formerly the Wireless Ethernet Compatibility Alliance), organisasi yang melakukan test dan memberikan sertifikat pada perangkat dengan standart IEE 802.11. Komputer Apple menjual produk Wi-Fi atas masing-masing merek dagang AirPort. Biasanya terdapat semacam logo sertifikat yang mengindetifikasi bahwa produk itu telah menggunakan perangkat Wi-Fi didalamnya.

Trend jaringan saat ini cenderung mengarah ke wireless networking. Salah satu keungulan wireless networking adalah praktis dan tidak rumit dalam penggunaannya. Jaringan tanpa kabel yang populer adalah Wi-Fi. memungkin-kan kita untuk melakukan akses internet tanpa kabel dengan peranti yang relatif murah.

Perangkat yang dibutuhkan

Dari sisi pengguna, peralatan yang dibutuhkan adalah:

1. Laptop: tentu saja untuk mengakses internet, anda memerlukan sebuah komputer.Laptop anda harus memiliki slot PCMCIA , karena pada slot ini nanti kita akan memasukkan perangkat Wi-Fi.
2. Wi-Fi PCMCIA Card: peralatan yang berfungsi sebagai pemancar dan penerima sinyal
3. Pemasangan card dan instalasi driver
4. Periksa dulu letak slot PCMCIA pada laptop anda.
5. Kemudian masukkan Wi-Fi Card anda
6. Sampai dengan masuk sempurna
7. Setelah itu, maka sistem operasi akan mendeteksi hardware yang baru dimasukkan
8. Selanjutnya kita masukkan CD driver dari vendor card.
9. Windows akan mencari driver yang sesuai.
10. Setelah ketemu dan terinstall, maka akan muncul konfirmasi bahwa hardware telah terinstall
11. Setelah semuanya selesai, berarti driver anda sudah terinstall.

Langkah ini cukup dilakukan sekali, ketika pertama kali card anda dimasukkan note: Jika anda menjumpai logo seperti dikiri ini pada laptop anda, itu artinya komputer anda sudah memiliki perangkat Wi-Fi yang sudah built-in di dalam komputer anda. Sehingga anda tidak perlu menjalankan langkah2 instalasi seperti di atas. Anda bisa langsung loncat ke point berikut ini.

Melakukan koneksi

1. Setelah driver terinstall, kini saatnya anda melakukan koneksi.ke access point terdekat.
2. Pada system tray, cari ikon yang menunjukkan wireless connection, kemudian klik kanan. Maka akan muncul menu pop up, pilih View Available Wireless Network
3. Selanjutnya akan muncul sebuah jendela.
4. Apabila terdapat lebih dari satu access point, maka akan muncul nama-namanya pada jendela tersebut. Pilih salah satu nama access point, beri tanda centang pada Allow me to connect to the selected wireless network even though it is not secure.
5. Kemudian Klik tombol connect di bawahnya.
6. Apabila koneksi berhasil, maka akan muncul konfirmasi seperti diatas.
7. Untuk memastikannya, anda bisa memeriksa menggunakan perintah ifconfig, dan pastikan anda sudah mendapatkan nomor IP
8. Selanjutnya anda bisa melakukan aktivitas berinternet seperti biasa.

Microsoft Dukung Silverlight di Linux

Microsoft dan Linux terlibat dalam sebuah kerjasama yang disebut-sebut bersejarah. Microsoft memberi dukungan resmi Silverlight berjalan di Linux.

Dukungan itu lahir dari kerjasama Microsoft dengan Novell. Kedua perusahaan akan mengadopsi proyek Moonlight yang tadinya merupakan proyek tidak resmi untuk menghadirkan Silverlight di Linux.

Moonlight awalnya dikembangkan oleh anggota Proyek Mono setelah Microsoft melansir kode awal Silverlight pada Mei 2007. Kini, setelah diadopsi oleh Novell, Silverlight versi 1.0 dan 1.1 juga akan dihadirkan di Linux. Bahkan Novell berjanji Silverlight akan bisa digunakan pada desktop Linux distribusi utama, bukan hanya Linux-nya Novell.

Di sisi lain, Microsoft berjanji akan memberikan akses pada piranti pengujian, spesifikasi, dan codecs video serta audio yang digunakan dalam pengembangan Silverlight.

Sebelumnya, Microsoft hanya memberikan dukungan untuk Silverlight pada Macintosh dan Windows. Itu pun terbatas pada browser Safari, Firefox, dan Internet Explorer.

Miguel de Icaza, pendiri Mono sekaligus Vice President Developer Platform di Novell, menyebut kerjasama ini sebagai sesuatu yang bersejarah dalam hal hubungan proyek Open Source dengan Microsoft. "Mereka (Microsoft-red) sudah pernah berkolaborasi di area server contohnya di Xen dan PHP, tapi ini pertama kalinya ada kontribusi ke desktop Open Source," tutur Miguel.

Menurut Miguel Microsoft diuntungkan dengan meraih pengguna Linux dan BSD. "Sedangkan kita (komunitas Open Source-red) diuntungkan dengan menjamin pengguna sistem operasi Open Source juga bisa membuka situs yang menggunakan Silverlight," ujarnya.

Silverlight disebut sebagai pesaing teknologi Flash yang dikembangkan oleh Macromedia. Silverlight memungkinkan hadirnya aplikasi interaktif berbasis .NET dan juga konten multimedia lewat situs web.(detikinet)